Monday 11th of May 2026

VIRAL! Direktur Jenderal Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret Kasus Penyuapan Dana Blueray Cargo

VIRAL! Direktur Jenderal Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret Kasus Penyuapan Dana Blueray Cargo

--

ARGOSAX – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) buka suara terkait kasus dugaan korupsi suap importasi barang yang menyeret nama Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Djaka Budi Utama. Nama itu muncul dalam dakwaan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Pusat pada Rabu 6 Mei.

Kasubdit Hubungan Masyarakat serta Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo mengatakan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan di pengadilan. Ia memilih tidak berkomentar perihal substansi perkara demi menjaga independensi proses tersebut.

"Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan di pengadilan, dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. Karena perkara ini sudah masuk ke tahap persidangan, untuk menghormati dan menjaga independensi proses tersebut, kami tidak berkomentar mengenai substansi perkara," terang Budi dalam pernyataan resmi, Kamis 7 Mei 2026.

Baca: Jun Ho Taruh Rasa Curiga? Nonton Drama Korea Reverse (2026) Episode 1-8 Subtitle Indonesia

Baca: Nonton Drama Korea Cabbage Your Life (2026) Episode 9 Subtitle Indonesia, Kehidupan Tenang di Pedesaan

Pada dokumen surat dakwaan, diketahui Djaka Budi Utama menjadi salah satu pejabat DJBC yang bertemu bersama sejumlah pengusaha kargo di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat pada Juli 2025. Salah satu pihak yang hadir pada pertemuan itu adalah John Field, pimpinan Blueray Cargo yang menjadi terdakwa kasus ini.

"Bahwa selanjutnya pada Juli 2025 bertempat di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan Nomor 1, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, dilakukan pertemuan antara pejabat-pejabat di DJBC" tulis isi surat dakwaan untuk John Field, Dedy Kurniawan Sukolo selaku Manager Operasional Blueray Cargo dan Andri selaku Ketua Tim Dokumen Importasi Blueray Cargo.

"antara lain Djaka Budi Utama, Rizal, Sisprian Subiaksono dan Orlando Hamonangan Sianipar," lanjutnya kemudian.

Update Terbaru

RELATED POST