VIRAL! Direktur Jenderal Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret Kasus Penyuapan Dana Blueray Cargo
--
Sebulan kemudian tepatnya pada Agustus 2025, ketiga terdakwa bertemu dengan Orlando Hamonangan dan Fillar Marindra selaku pelaksana pada Subdit Intelijen Direktorat Penindakan dan Penyidikan DJBC.
Melalui pertemuan tersebut, John Field menyampaikan terkait kondisi pengiriman barang-barang impor Blueray Cargo yang masuk jalur merah meningkat serta kena dwelling time.
Dari sana, Orlando langsung melakukan komunikasi ke tingkat atas yakni kepada Sisprian hingga Rizal. Koordinasi tersebut kemudian berbuah manis hingga akhir barang impor Blueray Cargo yang berada di jalur merah bisa dengan cepat keluar dengan pengawasan langsung dari Rizal, Sisprian dan Orlando.
Selama proses komunikasi dan koordinasi dilakukan para terdakwa dengan pejabat DJBC tersebut, terdapat uang, fasilitas hiburan, hingga barang mewah yang diberikan. Pemberian dimulai pada Juli 2025 dengan uang senilai Rp 8,2 miliar dalam mata uang dolar Singapura kepada Orlando.
Kemudian pada Agustus 2025, John Field kembali menyerahkan uang senilai Rp 8,9 miliar berupa mata uang dolar Singapura. Lalu pada September 2025, kembali diberikan uang sebesar Rp 8,5 miliar masih dalam bentuk dolar Singapura.
Pemberian ini terus berlanjut hingga Januari 2026 dengan totalnya untuk uang pecahan dolar Singapura mencapai Rp 61,3 miliar, serta fasilitas hiburan dan barang mewah senilai Rp 1,8 miliar. Jaksa KPK menilai perbuatan para terdakwa melanggar Pasal 605 ayat 1 huruf a dan Pasal 606 ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 2023 KUHP.
Update Terbaru
VIRAL! Direktur Jenderal Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret Kasus Penyuapan Dana Blueray Cargo
Senin / 11-05-2026,09:24 WIB
Siapa Djaka Budi Utama? Dirjen Bea Cukai yang Baru Saja Kena Seret Kasus Penyuapan Dana Impor Blueray Cargo
Sabtu / 09-05-2026,14:52 WIB
Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Migas Dana PI 10%
Senin / 04-05-2026,09:37 WIB
Siapa 'Ibu Solo' yang Disebut KPK dalam Sidang? Terungkap Peran Jadi Kode Rahasia di Kasus Korupsi Pejabat
Senin / 20-04-2026,16:04 WIB
RELATED POST
Apa Itu Hantavirus? Waspada Pandemi Baru! Telah Ditemukan Lebih dari 200 Kasus Tersebar di Indonesia
Senin / 11-05-2026,09:37 WIB
Badut Pengamen di Mojokerto Bantai Mertua Hingga Tewas dan Aniaya Istri, Curhatan Pilu Tersangka Jadi Motif Kuat
Senin / 11-05-2026,09:36 WIB
BGN Bangun Lebih dari 30 Dapur MBG di Lapas, Diprediksi Akan Beroperasi Pada Akhir Mei 2026
Senin / 11-05-2026,09:30 WIB
Chika Jessica Sakit Apa? Banjir Dukungan! Presenter Ternama Indonesia yang Berjuang Melawan Penyakit Misterius
Senin / 11-05-2026,09:30 WIB
Kota Lama Surabaya Jadi Lokasi Syuting Film Zona Merah (2026), Wali Kota Sampaikan Apresiasi Mendalam
Senin / 11-05-2026,09:27 WIB