Tuesday 14th of April 2026

Anggaran Kaos Kaki SPPG Rp6,9 Miliar, Dampak Kontroversi Anggaran Perlengkapan terhadap Program Makan Bergizi Gratis

Anggaran Kaos Kaki SPPG Rp6,9 Miliar, Dampak Kontroversi Anggaran Perlengkapan terhadap Program Makan Bergizi Gratis

--

Poin Utama

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi agenda prioritas pemerintah kini tengah memasuki fase krusial dalam pembentukan infrastruktur operasionalnya. Di garis depan program ini, terdapat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berfungsi sebagai pusat produksi dan distribusi makanan.

Namun, perhatian publik baru-baru ini teralihkan dari menu makanan ke rincian anggaran perlengkapan petugas lapangan, khususnya pengadaan kaos kaki yang mencapai angka miliaran rupiah.

Baca: Profil Asha Assuncao: Intip Biodata Lengkap dan Perjalanan Karier Lawan Main Arya Saloka di 'Terikat Janji'

Baca: Sang Pemilik 'Sayap' RI, Teungku Nyak Sandang: Warga Aceh yang Jual Tanah Demi Beli Pesawat RI-001 Kini Tutup Usia

Baca: Usai Bongkar Borok Alexander Assad, Clara Shinta Pilih Minta Maaf dan Tolak Undangan Podcast

Berikut adalah poin-poin utama terkait isu kaos kaki SPPG yang sedang ramai diperbincangkan:
  • Nilai Anggaran: BGN mengalokasikan total sekitar Rp6,9 miliar untuk pengadaan kaos kaki dalam rencana belanja tahun 2025.
  • Harga per Pasang: Harga satuan kaos kaki di e-katalog bervariasi, namun yang menjadi sorotan adalah harga kaos kaki lapangan yang mencapai Rp100.000 per pasang.
  • Jumlah Pengadaan: Anggaran tersebut mencakup sekitar 17.000 pasang kaos kaki untuk mendukung operasional petugas lapangan.
  • Kritik Publik: Pengadaan ini menuai kritik karena harganya dianggap terlalu tinggi untuk produk yang dilaporkan tidak bermerek dan belum bersertifikat SNI, serta dinilai kurang selaras dengan fokus utama anggaran untuk makanan bergizi.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST