VIRAL! BK SMKN 2 Garut Lakukan Razia Rambut Berlebihan, Para Siswi Tuntut ke Jalur Hukum
--
ARGOSAX – Media sosial tengah dihebohkan dengan beredarnya potongan klip video dimana memperlihatkan kegiatan razia rambut di SMK Negeri 2 Garut.
Peristiwa tersebut memperlihatkan sejumlah siswi mengalami pemotongan rambut yang diduga dilakukan tanpa persetujuan. Dalam rekaman yang viral, terlihat para siswi menangis histeris seusai rambut mereka dipotong.
Aksi tersebut dikabarkan melibatkan oknum guru Bimbingan dan Konseling di sekolah tersebut. Postingan dari akun media sosial turut memperkuat sorotan publik terhadap kejadian ini.
Kronologi Kejadian Razia Rambut
Pada video yang beredar, terlihat para siswi histeris di dalam kelas. Mereka mengaku tidak terima rambut panjangnya digunting secara paksa ketika razia berlangsung.
Tindakan tersebut dilakukan karena rambut para siswi diketahui diwarnai, yang dinilai melanggar aturan sekolah. Namun, cara penindakan itu menuai kritik karena dianggap berlebihan, terlebih para siswi mengenakan hijab. Akibat kejadian itu, sejumlah siswi memilih mengadu dan meminta pendampingan hukum.
Asep menyebut total korban cukur paksa mencapai belasan orang, meski yang pada saat ini didampinginya berjumlah 7 hingga 8 siswi. Berdasarkan keterangan korban, peristiwa itu terjadi setelah jam pelajaran olahraga.
Update Terbaru
Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Tenda Camping Temanggung, Diduga Karena Keracunan Makanan
Jumat / 29-05-2026,20:45 WIB
Latar Belakang dan Pendidikan Mirwan Suwarso, Pemilik Klub Como 1907 yang Baru Saja Tembus Liga Champions
Jumat / 29-05-2026,20:18 WIB
Abdul Khalim Fadlun, Tersangka Pencabulan Santriwati di Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Buaran Pekalongan
Jumat / 29-05-2026,19:58 WIB
RELATED POST
Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Tenda Camping Temanggung, Diduga Karena Keracunan Makanan
Jumat / 29-05-2026,20:45 WIB
Latar Belakang dan Pendidikan Mirwan Suwarso, Pemilik Klub Como 1907 yang Baru Saja Tembus Liga Champions
Jumat / 29-05-2026,20:18 WIB
Abdul Khalim Fadlun, Tersangka Pencabulan Santriwati di Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Buaran Pekalongan
Jumat / 29-05-2026,19:58 WIB