Monday 11th of May 2026

Badut Pengamen di Mojokerto Bantai Mertua Hingga Tewas dan Aniaya Istri, Curhatan Pilu Tersangka Jadi Motif Kuat

Badut Pengamen di Mojokerto Bantai Mertua Hingga Tewas dan Aniaya Istri, Curhatan Pilu Tersangka Jadi Motif Kuat

--

Kronologi Penangkapan Pelaku

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Aldhino Prima Wirdhan, membenarkan bahwa petugas gabungan Resmob dan Jatanras telah mengamankan pelaku. Penangkapan tersebut dibantu oleh personel Polsek Asemrowo.

Baca: Siapa 'Ibu Solo' yang Disebut KPK dalam Sidang? Terungkap Peran Jadi Kode Rahasia di Kasus Korupsi Pejabat

Baca: Rekomendasi Situs Baca Manhwa Legal Gratis Bahasa Indonesia, Mulai dari Webtoon Hingga Lezhin!

"Alhamdulillah, kurang dari enam jam pelaku berhasil ditangkap di wilayah Asemrowo, Surabaya. Peristiwa terjadi sekitar pukul 08.30 WIB dan penangkapan dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB," ujar Aldhino melalui konferensi pers di Mapolres Mojokerto, Rabu sore.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku sempat melarikan diri dengan berjalan kaki dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) menuju halte bus. Ia diduga diantar oleh seorang kerabat sebelum akhirnya menaiki bus Transjatim menuju Surabaya.

Aksi penganiayaan berat tersebut mengakibatkan mertua pelaku, Siti Arofah (54), meninggal dunia di lokasi kejadian dikarenakan luka senjata tajam di bagian leher.

Sementara itu, istri pelaku, Sri Wahyuni (35), mengalami luka sayatan serupa. Pada ini, korban masih menjalani perawatan intensif di RS Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.

Hingga saat ini, penyidik Sat Reskrim Polres Mojokerto terus berupaya untuk melakukan pemeriksaan intensif terhadap S untuk mengungkap motif di balik tindakan nekat tersebut.

Update Terbaru

RELATED POST