Monday 27th of April 2026

Tan Shot Yen Soroti Kandungan Kurang Sehat di Menu Program MBG, Tak Sesuai dengan Karakter Pangan Indonesia

Tan Shot Yen Soroti Kandungan Kurang Sehat di Menu Program MBG, Tak Sesuai dengan Karakter Pangan Indonesia

--

ARGOSAX – Dokter dan ahli gizi, dr. Tan Shot Yen, memberikan peringatan keras supaya program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak terjebak pada ketergantungan pada produk industri.

Ia menekankan bahwa pemenuhan hak anak atas pangan harus berbasis pada edukasi makanan lokal dan pola makan sehat alami, bukan sekadar membagikan produk olahan pabrik.

Melalui diskusi bersama Komnas HAM berjudul "Pemenuhan Hak Anak, Pangan, Kesehatan, dan Rasa Aman Dalam Tata Kelola MBG", Tan juga mengingatkan bahwa misi Badan Gizi Nasional (BGN) seharusnya membangun kemandirian gizi.

Baca: Profil Singkat Abdullah Tsaqib, Kekasih Adhisty Zara yang Ternyata Musisi Berbakat

Baca: VIRAL! Atta Halilintar Difollow Ronaldo Sang Legenda Sepak Bola Dunia: Menurutku Itu Dream Come True!

“Dikatakan bahwa salah satu program dari MBG ini adalah pendidikan untuk bisa membuat makanan lokal dan sebagainya," ungkap Tan melalui forum tersebut, Rabu 22 April 2026.

Pada video yang diposting oleh akun Instagram @folkkonoha dan bersumber dari channel YouTube TVR Parlemen, Tan mengkritik pola menu MBG yang rasanya tidak sesuai dengan karakter pangan Indonesia.

“Alokasikan menu lokal sebagai 80% isi MBG di seluruh wilayah. Saya pengen anak Papua bisa makan ikan kuah asam. Saya pengen anak Sulawesi bisa makan kapurung. Tapi yang terjadi dari Lhoknga (Aceh) sampai Papua yang dibagi adalah burger. Padahal tepung terigu tidak pernah tumbuh di bumi Indonesia,” jelas Tan.

Update Terbaru

RELATED POST