Monday 20th of April 2026

Tendangan Kungfu dalam Pertandingan Membuat Fadly Alberto Resmi Dicoret dari Timnas Indonesia!

Tendangan Kungfu dalam Pertandingan Membuat Fadly Alberto Resmi Dicoret dari Timnas Indonesia!

--

ARGOSAX.ID – Karier cemerlang bintang muda sepak bola Indonesia, Fadly Alberto Hengga, kini berada di ujung tanduk. Di tengah isu rasisme yang diduga menjadi pemicu emosinya, kasus ini membuka diskusi panjang mengenai pentingnya kontrol emosi dan karakter bagi atlet profesional di level tertinggi.

Aksi 'tendangan kungfu' Fadly Alberto Hengga dalam pertandingan melawan Dewa United U-20 mendadak viral dan menuai kecaman luas dari publik pecinta sepak bola tanah air. Tidak butuh waktu lama bagi PSSI untuk mengambil langkah drastis dengan mendepak sang pemain dari jajaran tim nasional asuhan pelatih Nova Arianto. 

Baca: Unik dan Perpaduan tak Lazim! Bakso Campur Pecel yang Melegenda Menjadi Kuliner Nyentrik Jawa Timur yang Bikin Ketagihan

Baca: Vokalis Clannad Moya Brennan Tutup Usia Akibat Penyakit Paru-Paru! Maestro Peraih Grammy di Balik Kesuksesan Band Clannad

Baca: Siapa Pacar Tseng Jing-hua? Sisi Lain Tseng Jing-hua yang Jarang Diketahui Penggemar Global

Penyerang sayap yang menjadi andalan dalam skuat Timnas Indonesia usia muda ini harus menerima kenyataan pahit, yaitu dicoret dari daftar pemain Timnas U-20. Keputusan drastis yang diambil oleh Badan Tim Nasional (BTN) ini bukan tanpa alasan, melainkan buntut dari aksi tidak terpuji yang dilakukan Fadly dalam pertandingan Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-20 melawan Dewa United.

Meski sempat beredar kabar bahwa emosinya tersulut akibat provokasi dan dugaan perlakuan rasisme di lapangan, otoritas sepak bola nasional tetap mengambil langkah tegas. Tindakan kekerasan fisik di lapangan hijau dianggap sebagai pelanggaran berat terhadap nilai-nilai sportivitas dan kode etik seorang atlet profesional.

Insiden yang kini dikenal sebagai "tendangan kungfu" tersebut terjadi di tengah tensi tinggi pertandingan. Fadly, yang membela Bhayangkara FC U-20, tertangkap kamera melakukan kekerasan fisik yang membahayakan pemain lawan setelah peluit panjang berbunyi.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST