Wajah Baru Stadion Wergu Wetan Kudus: Menggelontorkan Anggaran Rp225 Miliar dan Diperkirakan Selesai 2027
--
Konsep "Stadion Eropa" Tanpa Lintasan Atletik
Daya tarik utama dari desain stadion baru ini adalah penghilangan lintasan atletik di pinggir lapangan. Dengan mengusung konsep stadion sepak bola murni ala Eropa, jarak antara tribun penonton dan garis lapangan akan menjadi sangat dekat.
Hal ini diharapkan mampu menciptakan atmosfer pertandingan yang lebih intim dan mengintimidasi lawan, sekaligus memberikan pandangan yang lebih jelas bagi para pendukung Persiku tanpa terhalang jarak lintasan lari.
Pembangunan fisik secara masif dijadwalkan mulai berlangsung pada Juli-Agustus 2026 dan akan dikerjakan secara multi-years. Jika proyek berjalan sesuai rencana, masyarakat Kudus akan dapat menikmati kemegahan stadion baru ini pada tahun 2027.
Namun, transformasi ini juga membawa konsekuensi bagi tim Persiku Kudus. Selama masa pembangunan, tim kebanggaan warga Kudus ini harus merelakan status sebagai "tim musafir" dan mencari stadion alternatif di kota tetangga untuk sementara waktu.
Dengan fasilitas yang memenuhi standar AFC, Stadion Wergu Wetan nantinya tidak hanya layak menggelar pertandingan Liga 1 atau Liga 2, tetapi juga berpotensi menjadi tuan rumah untuk ajang berskala nasional maupun internasional. Langkah besar ini adalah bukti nyata komitmen untuk menyejajarkan infrastruktur olahraga Kudus dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia.