Kronologi Pencurian Terapis Spa Surabaya Kuras Rekening Korban Hingga 1,2 Miliar, Lancarkan Aksi Sejak September 2024
--
Kronologi Pencurian
Momen itulah yang dimanfaatkan Nur menguras isi tabungan Tonny secara bertahap. Tanpa sadar, Nur diam-diam membuka pelindung ponsel yang berisi kartu ATM dan melakukan transaksi transfer.
"Setelah berhasil melakukan transfer, kartu ATM dikembalikan ke tempat semula. Sehingga korban tidak menaruh curiga," ungkap Hasanudin.
Hasanudin menjelaskan dalam aksi pembobolan rekening Tonny, Nur beraksi seorang diri secara bertahap selama Agustus sampai dengan September 2024 lalu.
Baca: Profil Rudi Gareng Dalang Metal Jawa, Gaya Pementasan Adaptif dan Jenaka Jadi Idola Para Gen-Z,
Sementara rekannya, Putriana Kusuma Wardani tidak ikut membobol namun turut menerima transfer dari Nur kemudian menikmati uang tersebut. Kini, Putriana pun masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Jaksa menyebut Nur mencuri uang dalam rekening Tonnny secara bertahap hingga totalnya mencapai Rp1,2 miliar. "Bukan dia [Nur beraksi] sendiri, dia transfer juga ke ATM temannya Putriana Kusuma Wardani, dibagi berdua," ucap Hasanudin.
Pencurian uang ini kemudian baru terungkap pada 25 September 2024. Pada saat itu Tonny secara tak sengaja mencetak mutasi rekening ke sebuah bank swasta cabang Rungkut Industri. Tonny pada akhirnya menyadari bahwa rekeningnya dikuras melalui transfer hingga 32 kali ke rekening atas nama Nur Hasannah Presetya.