Tanggapan CEO Lion Group Daniel Putut Kuncoro Adi Terkait Potensi Bird Strike: 'Pemerintah Harus Aktif Terlibat'
--
ARGOSAX – Maskapai penerbangan Lion Group mengantisipasi potensi "bird strike" yakni tabrakan pesawat dengan burung selama Angkutan Lebaran 2026 guna meningkatkan keselamatan penerbangan.
CEO Lion Group Daniel Putut Kuncoro Adi di Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten, Jumat mengungkapkan bahwa peningkatan keselamatan lewat koordinasi lintas sektor ini dilakukan atas dasar meningkatnya kasus bird strike dalam beberapa tahun terakhir ini.
Menurut pendapatnya, hal ini diharuskan menjadi perhatian semua pihak sebab mengancam keselamatan penerbangan.
Baca: Kronologi Meninggalnya Dimas Sulistiyo Wibowo, Korban Kecelakaan Singroad Barat Sleman
"Seluruh pemangku kepentingan di sektor penerbangan harus terlibat aktif dalam upaya mitigasi insiden bird srtike ini demi menjaga keselamatan penerbangan," jelas Daniel.
Menurutnya, tren peningkatan insiden bird strike ini juga sudah menjadi perhatian pihaknya. Di mana, hal tersebut selalu disampaikannya pada forum diskusi (Aviation Sharing Session) dengan operator penerbangan serta pihak terkait di Kementerian Perhubungan.
Baca: Ini Dia Ahmad Syah Farhan, Owner Hanania Travel Tesangka Pelaku Penggelapan Dana Umroh dan Haji
"Data internal Lion Group menunjukkan bahwa dari tahun 2012 hingga 2021 jumlah kasus bird strike masih berada pada tingkat minimal. Namun, tren tersebut mulai berubah sejak 2022 dengan peningkatan signifikan," lanjutnya.