HEBOH! Dugaan Perselingkuhan Lewat Fitur Chat Telehealth di Aplikasi Mobile JKN Tuai Beragam Reaksi dari Warganet
--
Lancarkan Aksi Selingkuh Lewat Fitur Telehealth
Berdasarkan penelusuran sang netizen, rahasia komunikasi ini terletak pada fitur Telehealth. Tidak ada yang menyangka bahwa fitur layanan kesehatan ini digunakan untuk melakukan aksi perselingkuhan.
Baca: VIRAL! Direktur Jenderal Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret Kasus Penyuapan Dana Blueray Cargo
Normalnya, fitur ini digunakan guna konsultasi medis antara pasien dan tenaga kesehatan. Akan tetapi, fitur tersebut justru diubah fungsinya menjadi ruang obrolan mesra.
Mulanya, banyak pengguna merasa sangsi karena aplikasi tersebut dianggap tidak memiliki fitur interaksi dua arah yang bebas. Tetapi, sang penulis utas menjelaskan adanya syarat khusus agar skema ini dapat berjalan.
Interaksi intens layaknya aplikasi chatting biasa ini hanya dapat terjadi jika salah satu pihak memiliki akses sebagai penyedia layanan pada aplikasi tersebut.
Kisah ini memicu diskusi lebih luas tentang bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk berbagai tujuan, termasuk hal-hal yang tak pernah terduga sebelumnya. Di balik fungsi utamanya sebagai sarana pelayanan kesehatan, Mobile JKN mendadak menjadi bahan candaan serta keheranan di jagat maya.
Selingkuh menyebabkan dampak merusak serius: menghancurkan kepercayaan (trust issue), memicu trauma mental (depresi, cemas), risiko penyakit menular seksual, serta menghancurkan keharmonisan keluarga dan rumah tangga. Tindakan ini sering memicu perceraian, merusak harga diri korban, dan berisiko dosa besar.